Heart is... (KOREAN MOVIE)





Hai. Okay... it might be official now that Korean movies itu emang bisa bangetsngetsngets menguras airmata! Hahaha... Kemaren sore habis nonton film dengan durasi hampir 2 jam, yg cukup 5 menit pertama filmnya aja, akunya udah nangis duluan!!! Nyentuh banget ceritanya... ب_ب
  
Btw, asal muasal dapat film ini, dari Dinda :) Kan hari jum'at kemaren anak-anak mentori pada gabung buat nonton. Karna lagi gak mood plus karena lagi nyusun tugas Fiqih, jadinya aku gak ikutan mentorin. Terus, pas mereka udah selesai dan balik ke kelas, eeh pada udah sembab semua matanya -,-" Terus pada ngoment cowoknya CAKEEEEEEP kek Shi-Won -_____-" Wqwqwq. Terus katanya yg jadi cowoknya tu yg  jadi Pangeran Chun-cu di Queen Seondeok. Awalnya kirain nonton apaan. Terus, aku cukup penasaran juga. Terus tanyain ke mereka siapa yg punya film itu. Kata orang ni Kak Syakiroh. Ya udah deh -____-" Kak Syakiroh pasti udah pulanglah. Eeh kemaren pas pulang, Dinda bilang dia udah punya copy'an filmnya. Huuuaaah!!! S.E.N.E.N.G!!!???!!! Dan pastinya langsung copy ke laptop at that time. Orang2 ni yg gak kerja kelompok, pada nonton film itu di laptop Mira. Aku ikutan nonton pas adegan Soi meninggal aja -_- Gak bisa nangis soalnya gak nonton dari awal.

Film Korea kali ini yg berhasil bikin aku berlinangan airmata pas menontonnya adalah film berjudul "Heart Is..." yg dibintangi oleh dua bintang cilik bernama Yoo Seung-ho (Chan-yi) (yg jadi Pangeran Chun-cu ituuuh) dan Kim Hyeong-ki (Soi), Aaahh.. Sama seekor anjing berjeniss.. Hmm.. Apa ya jenisnya?! -_-" I'm not too smart about klasifikasi anjing. Wqwqwq XD Pokoknya rada mirips ma Golden Retriever tapii bulunya kaga berwarna golden. Jadi? White Retriever? Pokok'e mirips banget sama 3 little puppies-nya Oprah (yg btw, skrg udah nggak puppies lagi :P) Namanya Ma Eum-i. Atau bahasa inggrisnya Hearty.

Di akhir cerita (wait!!? belom nyeritain apa2 kok udah langsung loncat ke akhir cerita?! -_- Hahaha.. :D) kita dikasih liat cover buku bergambar anjing yg amat sangat mungkin nih film mengadaptasi cerita dr buku tersebut.

Anywayy.. mau ngadaptasi atau nggak kek, pastinya nih film sukses banget bikin aku nangis sesegukan hahaha...

Di bagian awal cerita kita disuguhi cerita tentang dua orang kakak beradik, Chan dan Soi yg hidup berdua di rumah mereka di daerah pedesaan karena ayah mereka telah lama meninggal sementara ibu mereka telah lama meninggalkan mereka, dgn alasan untuk mencari uang tapi ia tdk pernah kembali sejak setahun yang lalu.

Awalnya masih ada paman dan bibi mereka yg tinggal berdekatan dan sesekali menemani Soi ketika Chan pergi bersekolah tapii ketika sang paman dipindahtugaskan, dgn berat hati sang bibi bilang ke Chan kalo mulai saat itu mereka terpaksa harus hidup berdua saja krn mereka tdk mampu untuk mengajak mereka ikut serta.

Sblm pergi, sang bibi menyerahkan secarik kertas bertuliskan alamat rumah pada Chan, sang bibi bilang itu adl alamatnya ibunda mereka namun sang bibi tdk tau apakah si ibu masih tinggal di sana atau tidak.

Chan memutuskan untuk tdk memberitahu Soi mengenai hal itu krn ia tdk ingin memupuk harapan yg sia2 dlm diri Soi sementara Chan sudah merasa bahwa sang ibu sebenarnya tdk menginginkan mereka berdua krn dr sejak ia pergi meninggalkan mereka, tdk sekalipun si ibu pernah nongol atau mengirimkan surat untuk menanyakan kabar mereka.

Di hari ulang tahun Soi, Chan memberikannya seekor anak anjing yg diculiknya dari induknya yg baru melahirkan. Soi sangat bahagia krn ia memang menginginkan anak anjing sbg hadiah ulang tahunnya. Oleh Soi, si anjing itu dinamakan Ma Eum-i.

Bertiga, mereka mengalami hari2 yg menyenangkan. Soi dan Chan saling menyayangi satu dgn yg lainnya. Soi bersama dgn
Ma Eum-i kerap duduk di halte bisa dekat rumah mereka sambil menunggu Chan pulang sekolah. Walau sesekali Soi suka merajuk apabila keinginannya tdk dipenuhi oleh Chan, tapi tdk butuh waktu lama untuk mereka berbaikan kembali. Kalo Soi lagi marah plus lagi nangis gara-gara Chan, Soi suka bilang, "Chan jahat. Chan bodoh." Lucu deh pokoknya :')

Waktu berlalu.. musim dingin pun tiba.

Chan dan Soi asyik bermain semacam snowboard dgn
Ma Eum-i yg menarik papan seluncur yg mereka berdua duduki. Di tengah asyik bermain, tiba2 Chan merasa sakit perut mau pub. Chan kemudian berpesan pada Soi untuk menunggunya dan tdk beranjak meninggalkan tempatnya. Soi menurut. Tapi Ma Eum-i tdk krn saat itu perhatiannya teralihkan pada sebuah layangan yg mendarat tak jauh dari tempatnya.

Dgn riang
Ma Eum-i berlari mengejarnya. Rupanya lapisan es yg dipijaknya blmlah terlalu mengeras shg tdk sanggup menahan bobot tubuh Ma Eum-i. Es itu pun retak dan Ma Eum-i terjatuh ke dlm air yg dingin tersebut. Soi yg melihat Ma Eum-i terjatuh, beranjak mendekat untuk menolongnya.

Sementara itu Chan telah selesai menuntaskan 'panggilan alam'. Ketika ia kembali, Chan melihat Soi yg sedang berdiri di atas lapisan es yg tipis dan lapisan es tsb sudah berderak. Chan berteriak agar Soi tdk bergerak dr tempatnya, tapi terlambat krn tau2 lapisan esnya pecah dan Soi pun terjatuh.

Chan segera berlari untuk menyelamatkan Soi tapii ditahan oleh seorang pria yg ada di dekatnya. Soi tenggelam dan meninggal. Tentunya
Ma Eum-i selamat. Karena u know laaah, anjing bisa berenang =-=

Sejak Soi meninggal, sikap Chan terhadap
Ma Eum-i berubah, dr yg tadinya sayang, Chan menjadi kesal tiap kali melihat Ma Eum-i, ia selalu menendangnya dan mengusirnya pergi dan melemparinya dgn sesuatu apabila Ma Eum-i masih juga tdk mau pergi.

Karena Soi sudah meninggal, akhirnya Chan memutuskan untuk mencari ibu mereka. Chan membawa serta tas ransel pink yg selalu dibawa Soi krn itu merupakan hadiah terakhir dr ibu mereka sblm si ibu meninggalkan mereka berdua. Soi sangat menyayangi tas ransel tersebut dan ia masih percaya akan janji ibunya yg bilang bahwa apabila Soi bersikap baik maka sang ibu akan datang untuk membelikannya buku2. Tapi sampai saat terakhir hidupnya, sang ibu tak juga kunjung tiba.

Suatu hari Chan membeli tiket kereta api menuju Busan untuk mendatangi kediaman ibunya.
Ma Eum-i yg melihat kepergiaan Chan langsung mengikutinya walau tdk diajak Chan.

Chan termenung duduk di bangku kereta api shg tdk melihat
Ma Eum-i yg berlari mengejarnya. Secepat2nya anjing berlari, kereta api jelas lbh cepat, maka tdk lama kemudian kereta api itupun lenyap dr pandangan mata Ma Eum-i. Namun Ma Eum-i tdk putus asa, ia terus berlari menyusuri rel kereta api untuk mencari jejak Chan. Sesekali Ma Eum-i keluar dr lintasan untuk mencari makanan dan minuman, tapi segera setelah perutnya terisi, Ma Eum-i kembali ke jalur kereta api dan melanjutkan perjalanannya ke tempat Chan.

Di Busan, Chan berhasil menemukan tempat tinggal ibunya dan ternyata ibunya memang masih tinggal di sana. Chan yg kecewa akan sikap ibunya yg tdk menginginkan kedatangannya, jadi tdk bisa bercerita soal Soi. Ibunya kemudian memberitahukan Chan kalo tdk lama lagi dia akan pergi meninggalkan Korea menuju ke Amerika dan mungkin tdk akan kembali lagi, tapi si ibu berencana untuk pergi tanpa mengajak anak2nya. Chan hanya diam saja.

Tak lama setelah ibunya pergi dr rumah untuk mengurus visa dan dokumen2 yg diperlukan untuk melancarkan perjalanannya ke Amerika, Chan pun keluar dr kediaman ibunya dan memutuskan untuk hidup sendiri.

Chan kemudian bertemu dgn anak2 yg 'berprofesi' sbg pengemis. Para pengemis2 cilik itu mempunyai 'bos' yg awalnya memposisikan dirinya sbg malaikat penolong anak2 yg 'tersesat' dan tdk mempunyai tempat tinggal, tapi makin lama, 'wajah' aslinya barulah mulai terlihat, yg mana selama ini sang bos lah yg justru hidup dr hasil mengemis anak2 yg ditanggungnya.

Singkat cerita, setelah melalui perjalanan yg panjang dan berliku, Chan akhirnya bertemu kembali dgn
Ma Eum-i, tapii bukan berarti Chan langsung bersikap manis pada Ma Eum-i! Chan masih tetap bersikap kasar pada Ma Eum-i tapi Ma Eum-i dgn tdk putus asa tetap membuntuti Chan dan tdk membiarkan seorang pun menyakiti Chan.

Sang bos yg kesal ama
Ma Eum-i yg tdk mau menurut pada dirinya, memutuskan untuk 'mengumpankan' Ma Eum-i pada anjing herder miliknya, Becca (atau Becky ya? Lupa -_-). Kembali tampil bak orang yg baik hati, pagi itu si bos membagi2kan tiket masuk ke dunia fantasi kepada anak2 'asuh'nya itu.

Sementara anak2 tersebut bersenang2 di taman hiburan,
Ma Eum-i habis diserang si Becca dan dibuang ke suatu tempat. Chan yg mendengar tentang Ma Eum-i dr anak buah si bos menjadi marah dan memukuli kandang Becca dgn tongkat.

Si bos yg amat menyayangi Becca marah melihat ulah Chan, baru saja ia hendak menghajar Chan tapi dr kejauhan terdengar bunyi sirene mobil polisi. Sang bos pun kabur bersama anak buahnya dan Becky.

Chan kembali bertemu dgn
Ma Eum-i yg walau tampak terluka namun masih hidup. Tapi hidup blmlah menjadi lbh mudah untuk mereka berdua. Masih banyak halangan yg harus mereka hadapi untuk dpt hidup tenang.

Sang bos yg masih menyimpan dendam (bukan hanya soal 'terusirnya' dia dr tempat kediamannya tapi juga krn dalam salah satu upaya pengejaran Chan &
Ma Eum-i , Becky mati tertabrak mobil), akhirnya berhasil menemukan jejak Chan dan Ma Eum-i.

Sang bos bersumpah untuk membalaskan dendam kematian Becky, karenanya ia berniat untuk memastikan Chan mati di tangannya.
Ma Eum-i berupaya menggagalkan rencana sang bos yg mengakibatkan dirinya menerima bbrp pukulan di sekujur tubuhnya.

Mari kita langsung ke ending aja yaa.. In the end si
Ma Eum-i meninggal, huhuhu.. sedih ya ceritanya :'( Jadi Ma Eum-i meninggal waktu Ma Eum-i sama Chan lagi duduk di halte tempat Ma Eum-i sama Soi suka duduk nungguin Chan pulang sekolah itu. Hoooooaaaaaaaaa!!!!! TxT' Pokoknya sedih banget endingnya. Terus pas Ma Eum-i meninggal, Chan meluk2in Ma Eum-i. Terus ibunya Chan-Soi turun dari bus. Terus dia bilang dia mau hidup sama Chan dan mulai kehidupan dari awal lagi. Karena ini semua kesalahan dia. Pokoknya gitu deh. 

Daaan, di end-end-end nya lagi, ada kayak impian atau khayalan Chan gitu deh -_- Gak tau deh apa. Jadi, khayalannya itu, pas Chan lagi duduk sama Ma Eum-i di halte bus, Soi datang dengan pakaian yg bagus deh pokoknya. Soi makin unyuunyuunyu ;) Terus mereka main bareng gitu deh...

Pokoknya nih film termasuk yg kudu musti ditonton??! Hayoo.. Buruan, cari DVD-nya, atau minta copy'an ke aku XD dan siapkan tissue buat persediaan, haha...


Anywayy... Awwawwaww... Sepanjang nonton film ini, aku jadi berpendapat kalo anjing ituu... setia banget ya :) Really, you can learn a lot from dogs, setidaknya itu sih yg bisa aku simpulkan.

Salah satu 'pelajaran' yg bisa diambil adalah ttg unconditional love yg ditunjukkan si
Ma Eum-i terhadap Chan. Gilaa yaa, tuh anjing biar udah dikasari, ditendang, dipukul, diusir pergi, dll sbg... Tapii teteuup krn begitu besarnya cinta dia ma si Chan, dia tetap stay by his side and selalu siap menolong Chan kapan saja ada orang yg berniat mencelakakan Chan =')

Kita jadi bisa mikir.. kalo manusia.. Sampe seberapa lama sih dia sanggup bertahan kalo menghadapi perlakuan spt yg diterima
Ma Eum-i? Maksudnyaa... Kadang kan baru dijutekin dikit aja kadang suka udah ngabur, huahahaha... *gue banget -,-"

At now kita jadi makin tau kalo you can find a trully loyal companionship in a dog! :D Tapi tetep sih anjing itu HARAM -___-"

Nah, dari nonton film ini, aku jadi pengeeeeeeeeeeeeen bangeeeeet punya kakak laki-laki alias abang kek Chan -_- Baik banget. Nggak pernah nyakitin hati. Kek itutuuuu<--- abang aku -,-"| Selalu ikhlas ngejalanin apa aja. Selalu berkorban demi kehidupannya dan Soi, adiknya. Meskipun susah, tapi gak pernah merasa susah. Meski miskin, tapi merasa tidak miskin karena mereka bertiga, Chan, Soi, dan
Ma Eum-i. U,U So sweet banget kan? Pokoknya, Chan is the best brother I ever know -,-" And I never have a brother like him. I WANT. Very want. And need a brother like him.


Well, sekian dulu yaaa post nya. Kepanjangan -____-" 


With love'nSmile:)

Vinta XOXO



Share this:

0 Kommentare:

Kommentar veröffentlichen

Wanna leave a comment?